POLDA PAPUA PERINTAHKAN TUTUP SELURUH TOKO MIRAS DI TIMIKA, PENIPU MASYARAKAT DI TANAH PAPUA

PHOTO BERIKUT, BERITA TABAOS MENYATAKAN,MIRAS KAB.MIMIKA, DI BASMIKAN OLEH JAJARAN POLDA PAPUA JUNI 2020 DOC.EKAYAI
INI DIA PEMBOHONGAN PUBLIK PEMIMPIN NOMOR SATU POLDA PAPUA, KATANYA MENGAYOMI MASYARAKAT DI TANAHH PAPUA

Pembohongan publik terhadap Rayat Kecil di tanah papua Timika Tabaos14. Com, Kapolda papua Pol Paulus waterpau,Memerintahkan Kapolres Mimika Poll IGG Era Ethinata,untuk berantas segalah jenis Minuman kras MIRAS, beralkohol Kab.Mimka,

Dalam konferensi pers di kantor pelayanan polres mimika, senin 22/66/2020,Paulus menyatahkan miras membuat banyak kriminal terjadi sehinga,seleruh jenis pengadaan minuman beralkohol menyangkut miras segerah di tutup.

Mereka yang punya izin misalkan sub distributor dll, sebagai mereka yang melangar atas perintah, disini kami sikat tegasnya. (Katanya).?

Oleh karena itu kapolda memeritahkan kaplores Mimika.mengambil tindakan tegas setiap orang yang melangar aturan yang di buat sehingga warga mimika ditetapkan aturan perilaku warga mimika.

PEMBOHONGAN PUBLIK POLDA DAN KAPOLRES MIMIKA DI PUBLIKASIKAN MELALUI MEDIA SOSIAL (TABAOS14.COM)22/6/20

MINUMAN ALKHOHOL LOKAL PAPUA TIDAK MENJAMIN MEMBUNUH ORANG PAPUA TETAPI MINUMAN BUATAN INDONESIA DAPAT MENGHABISKAN NYAWA MANUSIA, polda papua Sesudah jumpa pers dengan jajaran Kapolres mimika mediasi melalui TABAOS14.COM melarang jual minuman ber alkohol lokal di Timika membuka peluang besar bagi pengusaha MIRAS pendatang dan semua ini permainan tujuannya, menghabiskan seluruh pemilik tanah papua.

Tentunya anda punya bisnisment mendapatkan uang dalam jumlah yang signifikan sehingga minuman yang datang bawah dari luar Papua, namun 11 generasi termudah sangat alami dan akan alami sesudah, katanya jumpa pers polda papua dengan jajaran. Berikut photo applosan generasi penerus di tanah papua timika

POLDA PAPUA TETAPKAN MELARANG KONSUMSI BER ALKOHOL, NAMUN DI BALIK SERANGAN APLOSSAN DI ALAMI OLEH WARGA MIMIKA, 5 JULI 2020

Di tengah berangtas Minuman alkohol mediasi melalui media sosial membunuh 11 pemuda di Timika asal suku Mee meninggal dunia, sedang dalam investigasi kronologis selanjutnya.

Semua pemuda yang beli minuman Vodka dengan harga yang murah, dapat menggambarkan menghantar mereka ke maut, akibatnya 11 pemuda umur dibawah 22 tahun meninggal berjenjang Persamaan.

Selamat Jalan Korban Akibat Beli Minum alkohol, salah satu Toko Minuman di Timika berikut nama -nama yang korban : 😭

  1. Mecky Nawipa
  2. Jefry Nawipa
  3. Mias Alom
  4. Erick Kobepa
  5. Roby Degey
  6. Maksi Koga
  7. Fery Gobay
  8. Men Yeimo
  9. Anselmus Tenouye
  10. Yosep kegiye
  11. Rein Degei

Mati secara terpisah dengan cara yang berbeda dalam waktu yang berurutan .

SEGERA INVESTIGASI

Penulis Adalah :Anak jalanan

PELAYANAN PUBLIK TERHADAP WARGA JEMAAT OLEH, DEKI DEGEI,SE,MM 2018-2020

Editor : UWAYINA EGEIDA

PENGUMPULAN DATA AKURAT

OLEH :YOHANES NAWIPA,S.Pi

Hasil Kerja Nyata, melalui tindakan dan pengorbanan Ketua Panitia dan Semua Umat, Perencanaan Pembagunan Gedung Gereja Pos Pi Tunas Harapan Kelasis Nabire, sampai saat ini telah terjadi pada posisi dalam dokumentasi di bawah ini.
Terimakasih Tuhan engkau selalu campur tangan dalam semua perjuangan kita, mencapai pada tujuan yang sedang menantikan disana.
Semua Jemaat/Pos Pi Tunas Harapan memberikan apresiasi terbaik atas Tindakan Ketua Panitia pembangunan gedung gereja ini, Deki Degei SE.MM, dengan sistem bukan lagi jalan di tempat melainkan Gas Motor yang tidak bisa berhenti, artinya setiap hari Minggu Melakukan aksi Ebamukai dan hasil terkumpul Itu melakukan pembelian bahan bangunan yang di butuhkan segera dan sampai hari ini telah berdiri Tian induk.
Dalam melakukan prosesi Pembagunan berdasarkan sumber-sumber dana seperti sumbang wajib semua Kepala Keluarga (KK), bantuan pemerintah Kabupaten Dogiyai oleh Pak Yakobus Dumupa dan sumbangan pribadi dari donatur lainnya; dengan demikian besar harapan kami seluruh umat menyampaikan ucapan terimakasih dan menaikkan Doa kami untuk semua para donatur bantuan berupa bahan bangunan dan berupa dana agar harapan kami untuk Pembagunan ini secepatnya selesai sesuai ketargetan panitia dalam jangka waktu 2 Tahun.

DEKI DEGEI,SE,MM Terimakasih atas Karyamu telah nyata, tepat pada tanggal 15 Maret 2020 melakukan acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung TK Tunas Harapan Nabire, dan kini tepat pada bulan Juni telah mencapai 99% Kami menyampaikan Apresiasi kepada Tukan dan Pendiri agar semangat dan spiritual untuk mengembangkan TK ini untuk menuntun mengantarkan anak-anak kita generasi penerus untuk membawa perubahan Gereja dan bangsa kita kedepan.
Pendiri TK Tunas harapan Nabire, Deki Degei dengan secara resmi telah menyerahkan kepada Aset Gereja Pos Pi Tunas Harapan Kelasis Nabire untuk mengelola lebih sejuk mungkin agar TK ini akan berkembang, bersaing dengan sekolah Taman Kanak kanak lainnya.
Selanjutnya Dalam bulan Juni Tahun 2020 ketua Kelasis Nabire akan meresmikan Gedung TK ini semoga, TK ini akan berkembang dibawah pengawasan Gereja KINGMI Kelasis Nabire, Gernerasi mudah Tunas Harapan siap bersains segala aspek Negara dan bangsa lebih khususnya di tanah papua.-lanjut di

Paniai Wegamo Dei,Bliau juga tak mau ketingal dalam menyokol pelayanan sukarelanya kesempatan ini juga bliau ruangkan waktu serta mengambil bagian untuk berpartisipasi dalam undangan panitia Pembangunan Gedung Gereja Katolik Ignatius Dei Melakukan Aksi Ebamukai untuk menunjukkan kebutuhan pembangunan selanjutnya yang sedang dalam proses pembangunan sesuai terlampir photo berikut.

Photo ini di Suting pada Tanggal, 2 juni 2020 oleh Masyarakat Merasa memiliki Kedatangan Bapak, DEKI DEGEI Terhadap Gereja Katolik Ignatus Dei Wegamo, by.Nobertus Degei

Nabire Kasih pada Tanggal,26 Mei 2020, Pendidikan adalah hal terbaik yang wajib di butuhkan oleh semua orang, dalam dunia ini, kita harus bangga bagi mereka sedang memikirkan tentang soal pendidikan, Tepat pada hari Minggu 24 Mei 2020 di Gereja Kasih Nabire, Bapak Deki Degei SE,MM telah membantu berupa sumbangan Kasih untuk mendukung pembangunan Gedung TK Kasih Nabire, sebab semua yang selalu menjadi presiden, Gubernur, Bupati, Kepala Dinas dll melalui Pendidikan, maka kami salut dan bangga bagi mereka yang selalu korban demi pendidikan Usia Dini.

BAPAK DEKI DEGEI, SE,MM Saat Penyerahan sumbangan segaligus Penyampai kesan dan Pesan kepada Jemaat Kasih Auri Nabire mei 2020

“SECARA TEORI”
JADIKAN TUAN DI NEGERINYA SENDIRI ADALAH BAGI MEREKA YANG MENGORBANKAN DEMI KEGIATAN UMUM SEPERTINYA KORBAN DEMI GEREJA

Paniai Dinubutu Agadide, pada Tanggal,27 juni 2020. Terima kasih kepada panitia rumah pastory dan gereja kingmi jemaat bahtera dinubutu klasis agadide atas undangan aksi ebamukai.secara pribadi merasa gereja kingmi jemaat bahtera adalah tempat pertama belajar pendidikan sekolah minggu.Walaupun saya tidak hadir namun, Hati dan pikiran saya ada bersama dengan jemaat bahtera dinubutu.Mohon maaf saya tidak bisa hadir, tapi saya sudah berjanji kepada Tuhan, saya akan sumbang sumbangan pribadi saya sebesar Rp.10.000.000 (Sepuluh juta rupiah).Selamat sukses kegiatan doa bulanan dan aksi ebamukai guna sukses rumah pastory jemaat bahtera dinubutu klasis agadide.

Kata DEKI DEGEI, merasa terharu membekali diri serta pelatihan keberanian adalah awal mula bliau Masuk Sekolah Minggu pertama, di jemaat ini

Kata Ucapan oleh : Pdt.Marthen Nawipa,S.Th,M.Pdk Bagi Degei Deki, adalah rohnya, dan tali pusatnya sendiri
Bagi dirinya, mengumpulkan harta di sorga sama seperti ia mengumpulkan hartanya sendiri di dunia ini. Disinilah tak ada ngengat dan tak diambil pencuri.
An. Jemaat Bahtera Dinubutu mengucapkan banyak terimakasih Tuhan memberkati selalu.

Salah satu Masyarakat Yosep Kogaa,Mengakui dalam pelayanannya, Menunjukkan Pelayanan yang terbaik, Memberikan apresiasi bagi mereka yang tunjukkan keteladanan pelayanan Terbaik, tanpa ada persoalan dan masalah yang mengakibatkan dalam pelayanannya, beliau sangat terhebat Deki Degei adalah figur terbaik profesional dalam pelayanan yang menata memberi sportif menjadi berkat bagi para pelayan

DEKI DEGEI,SE,MM Nyata Tampil Dalam Pelayanan Publik di bagian birokrasi Dogiyai juni 2020

Egeida Uwayina, temukan juga bliau punya Cetakan Buku tentang, Waktunya Bangkit Orang Agadide Menjadi gram dan Terang Paniai, akhirnya sudah akomudir tentang judul buku di atas ini. saat ini juga sebut orang nomor satu paniai, akhirnya buku ini sangat manfaat bagi orang agadide dan pada umumnya.

Terima Kasih kepada kawan -kawan yang ingin masukan atau sarang tentang penulisan di atas ini, di silahkan link berikut tapi bahasa yang sepurna bagi yang pembaca, namun ini semua realita yang telah nyatah dalam pelayanan publik dewasa ini.

VOICE MANI PEOLE UWAYINA EGEIDAhttps://kaidoutadipermaidesign.wordpress.com/2020/07/03/300/

Profil Perjalanan Bapak DEKI DEGEI, SE,MM photo Documenter Oleh :Iyowogi Yohanes nawipa,S.Pi

CORONA VIRUS MENGURANGI UMUR ANGKA KEMATIA BAGI DEMI BANYAK,

Corona Virus Mengurangi Umur dan angka Kematian bagi Banyak Orang

VOICE FOR MANY PEOPLE, 𝑫𝒂𝒎𝒂𝒊 𝑰𝒕𝒖 𝑰𝒏𝒅𝒂𝒉” NAVIGASI Lanjut ke konten Virus Corona Memperpanjang Umur dan Mengurangi Angka Kematian Bagi semua orang Posted on 3 juli 2020 Pribadi [blog Voice For Many People] uwayina Egeida

PENULIS : UWAYINA EGEIDA

Pendahuluan.

Virus Corona atau ( Covid 19 ) yang sangat ganas dan banyak memakan korban jiwa hingga ribuan orang meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya terinfeksi ini awal mulanya muncul di propinsi Wuhan – China. Virus ini mudah sekali menyebar pada manusia melalui orang lain, pada awal mengetahui virus ini Komisi Kesehatan Nasional China mengkonfirmasi virus Corona dapat ditularkan dari manusia ke manusia Yang lain yaitu melalui mereka yang sudah terinfeksi positif virus Corona kepada manusia yang lain. Bahkan virus itu bisa saja menempel di salah satu tempat dekat pasien corona. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, salah satu kota di China. Pada awalnya muncul Virus ini Simpang siur kabar soal sumber kemunculan virus ini, mulai dari makanan hingga hewan-hewan unggas. Hal ini dikarenakan belum adanya informasi jelas soal asal mula kemunculan virus tersebut. virus corona ramai diketahui banyak orang, dan ada seorang dokter yang bernama Li Wenliang telah memberikan informasi soal kemunculan virus tersebut. Dia memberikan pesan yang mengejutkan di grup alumni sekolah kedokterannya melalui aplikasi pesan singkat yang populer di China, Pesan singkat dr. Li adalah “Tujuh pasien dari pasar makanan laut lokal telah didiagnosis menderita penyakit mirip SARS dan dikarantina di rumah sakitnya,” tulisnya. Li menjelaskan menurut sebuah tes yang telah dilihatnya penyakit itu adalah virus corona, yang ternyata satu keluarga dengan virus sindrom pernapasan akut (SARS).”Saya hanya ingin mengingatkan kepada teman-teman tim scaffollder Mill Cknst agar berhati-hati,” kata Li. Li adalah seorang dokter berusia 34 tahun yang bekerja di Wuhan, kota yang menjadbaran virus Corona. Wabah virus Corona masih terus menghantui sejumlah negara di dunia. Tak terkecuali Indonesia. Jika sebelumnya Indonesia menjadi salah satu negara yang belum terinfeksi, kini Tanah Air sudah mengonfirmasi kasus pertamanya.Tidak tanggung-tanggung, pasien yang terinfeksi virus corona, Masyarakat perlu hati-hati dan menjaga kesehatan. Namun, masih banyak warga Indonesia yang mempertanyakan bagaimana Virus Corona bisa masuk ke Indonesia. Pada tanggal 14 Februari 2020, pasien terinfeksi virus corona berdansa dengan WNA Jepang. Pasien berusia 31 tahun ini memang bekerja sebagai guru dansa dan WNA asal Jepang ini juga merupakan teman dekatnya negara mereka. Selang dua hari, yakni 16 Februari 2020 pasien terkena sakit batuk. Pasien kemudian melakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat. Namun, saat itu pasien langsung dibolehkan untuk rawat jalan atau kembali ke rumah. Namun, sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh. Hingga pada 26 Februari 2020, pasien dirujuk ke rumah sakit dan diminta untuk menjalani rawat inap. Pada saat inilah, batuk yang diderita pasien mulai disertai sesak napas. Pada 28 Februari 2020, pasien mendapatkan telepon dari temannya yang di Malaysia. Dalam sambungan telepon tersebut, pasien mendapatkan informasi jika WNA Jepang yang merupakan temannya itu positif terinfeksi virus corona. “Kemudian pasien tersebut memberi tahu perawat rumah sakit,” jelas ( Menteri Kesehatan RI dr. Terawan ). Dan saat ini pemerintah Indonesia menerapkan peraturan New normal di beberapa provinsi termasuk di propinsi Papua. New normal dilakukan sebagai upaya kesiapan untuk beraktivitas di luar rumah seoptimal mungkin, sehingga dapat beradaptasi dalam menjalani perubahan perilaku yang baru. Perubahan pola hidup ini dibarengi dengan menjalani protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran dan penularan Covid 19.

Pembahasan Virus Corona ( Covid 19 ) adalah salah satu penyakit yang sangat mematikan dan membahayakan kehidupan manusia bahkan virus ini sangat ganas untuk memakan korban jiwa hingga puluhan ribuan orang meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya terinfeksi, Virus Corona ( covid 19 ) tidak memandang status orang di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia dan west Papua, dalam beberapa bulan pertengahan tahun ini ribuan orang meninggal dunia karena terpapar oleh Virus Corona (Covid 19), Namun pengamatan kami terbalik untuk Provinsi Papua terlebih khusus terhadap masyarakat Orang Asli Papua ( OAP ) yang hidup di tanah air mereka sebagaimana diketahui bahwa sebelum wabah Virus Corona ( Covid 19 ) tiba di tanah Papua mobil ambulance setiap hari bunyikan sirenenya di sepanjang jalan membawa jenazah hampir sehari lebih dari satu orang dan rata-rata mayoritasnya adalah orang asli Papua ( OAP ), baik dari rumah sakit maupun dijalan raya karena kecelakaan/ tabrak lari. Angka kematian merayalela di tanah Papua ambulance yang Hari hari bunyi tanpa henti hentinya justru semakin berkurang, status Orang Asli Papua di medsos tentang berita duka atau berita kematian orang Papua kini jarang terdengar dan semakin berkurang, dan angka kecelakaan di jalan raya mulai berkurang entahlah kenapa.. !! Dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi saat ini Orang Asli Papua bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian yang terjadi antara sebelum wabah virus Corona dan setelah Wabah virus Corona ini ada di Tanah PAPUA, katanya Untuk itu sangat berharap kepada Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten /Kota se-Provinsi PAPUA ( Bapak Gubernur PAPUA dan Para Bupati se-Provinsi PAPUA serta Para Wakil Rakyat se Provinsi Papua ) selaku mengambil kebijakan dan keputusan di tanah ini, perlu satukan Visi dan misi untuk mengambil suatu kebijakan demi untuk menyelamatkan sisa Orang di tanah ini. dari yang tersisa yang sedang hidup di atas tanah leluhur nenek moyang mereka di TANAH PAPUA ini.

WAYINA EGEIDA.)

Akan tetapi saat ini pemerintah Indonesia telah menerapkan peraturan new normal sebagai upaya kesiapan untuk beraktivitas di luar rumah seoptimal mungkin, sehingga dapat beradaptasi dalam menjalani perubahan perilaku yang baru. Perubahan pola hidup ini dibarengi dengan menjalani protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran dan penularan COVID-19, walaupun virus Corona belum berakhir secara total tetapi pemerintah Indonesia menerapkan peraturan new normal agar masyarakat dapat melaksanakan aktivitas dengan leluasa, ini yang sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan nyawa orang asli Papua, karena pengalaman hidup saat sebelum ada virus Corona orang asli Papua meninggal sia-sia. Berlaskan Jadikan virus corona tentunya Orang asli Papua meninggal bukan karena, sakit penyakit, bukan karena kelaparan, bukan pula karena kesehatan yang tidak sehat, tetapi orang Papua meninggal karena sistem pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat orang asli Papua yang sangat buruk sekarang sudah kembali pada new normal maka, atas kondisi dan situasi ini saya sarankan kepada pemerintah daerah terlebih khusus kepada Bapak Gubernur PAPUA dan Bupati dan Wali kota se- Tanah PAPUA untuk dapat melihat dan mengamati situasi ini dan menerima saran dan masukan Rakyat kecil seperti ini; Mempersiapkan SDM ( Dokter” spesialis dan Umum orang asli Papua ( OAP ), Membangun rumah sakit standar Internasional khusus untuk dirawat orang asli Papua (OAP), kembali kepada kesadaran masyarakat Papua untuk menghidakan anjuran Pemerintah dan menjaga kesehatan dan keselamatan dirinya serta belajar hidup mandiri pada habitat aslinya yaitu Berkebun dan konsumsi makan makanan lokal di tanah Papua. Dan saya secara pribadi mohon kepada orang asli Papua terutama kepada pemerintah PAPUA selaku mengambil kebijakan dan keputusan untuk mencarikan solusi terbaik demi untuk keselamatan orang asli Papua yang tersisa di Negeri ini agar kita tidak terus-menerus menjadi korban di negeri kita sendiri. Kesimpulan Dari tulisan ini dapat ditarik kesimpulan beberapa poin penting adalah sebagai berikut: Pemerintah Se Tanah Papua baik ke dua provinsi maupun kabupaten kota se- Tanah Papua mempersiapkan SDM ( Dokter spesialis dan Dokter umum khususnya orang Asli Papua ). Membangun rumah sakit standar internasional khusus untuk orang asli Papua berobat. Orang asli Papua meninggal bukan karena, sakit penyakit, bukan karena kelaparan, bukan pula karena kesehatan yang tidak sehat, tetapi orang Papua meninggal karena menjadi beralaskan hanya kerena C:19 pemerintahan dan pelayanan yang sangat buruk terhadap orang asli Papua. Kembali kepada kesadaran masyarakat Papua agar selalu memperhatikan anjuran Pemerintah menjaga kesehatan dan keselamatan dirinya. Belajar untuk kembali kepada habitat aslinya sebagai orang Papua yaitu Berkebun dan konsumsi makan makanan lokal Papua.

Cacatan.

Tulisan dipublikasikan atas perijinan, dari sumber penulis Nopen Degei/ biasa di sebuat uwayina Egeida 3 Juni 2020 SHARE: Klik untuk Press-kan Ini!(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di Uwayina Egeida.

UWAYINA EGEIDA, ANAK KAMPUNG

Virus Corona Memperpanjang Umur dan Mengurangi Angka Kematian Bagi Orang Asli Papua [OAP]

VIRUS CORONA MEMPERPANJANG UMUR DAN MENGURANGI ANGKA KEMATIAN BAGI ORANG ASLI PAPUA (OAP) OLEH : MERENIUS WANIMBO A. Pendahuluan Virus Corona atau ( Covid 19 ) yang sangat ganas dan banyak memakan korban jiwa hingga ribuan orang meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya terinfeksi ini awal mulanya muncul di propinsi Wuhan – China. Virus ini […]

Virus Corona Memperpanjang Umur dan Mengurangi Angka Kematian Bagi Orang Asli Papua [OAP]
Lanjutkan membaca “Virus Corona Memperpanjang Umur dan Mengurangi Angka Kematian Bagi Orang Asli Papua [OAP]”

Virus Corona Memperpanjang Umur dan Mengurangi Angka Kematian Bagi Orang Asli Papua [OAP]

VIRUS CORONA MEMPERPANJANG UMUR DAN MENGURANGI ANGKA KEMATIAN BAGI ORANG ASLI PAPUA (OAP) OLEH : MERENIUS WANIMBO A. Pendahuluan Virus Corona atau ( Covid 19 ) yang sangat ganas dan banyak memakan korban jiwa hingga ribuan orang meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya terinfeksi ini awal mulanya muncul di propinsi Wuhan – China. Virus ini […]

Virus Corona Memperpanjang Umur dan Mengurangi Angka Kematian Bagi Orang Asli Papua [OAP]

Gereja Kingmi Jemaat Dinubutu Mengadakan aksi Ebamukai

POSTED BY :UWAYINA EGEIDA

Penulis :Yohanes Iyowogi Nawipa,S.Pi

Pada tanggal Sab, 27 Jun 2020 22:21,
GEREJA KINGMI JEMAAT BATERA DINUBUTU, MENGADAKAN  AKSI EBAMUKAI PEMBANGUNAN RUMAH PASTORI SEKALIGUS DENGAN IBADAH DOA BULANAN KELASIS AGADIDE
Paniai_Agadide 25 Juni 2020, Badan Pengus Jemaat BPJ seluruh Jemaat Bahtera Dinubutu melakukan Aksi Ebamukai untuk menunjang Pembangunan Rumah Pastori sekaligus dengan Ibadah Doa Bulanan Kelasis Agadide sebagai salah satu Program Kerja Rutinitas oleh Badan Pengurus Harian Kelasis Agadide, Koordinator Persiapan Paniai Timur di Gereja KINGMI Jemaat Bahtera Dinubutu, di warnai dengan Aksi Ebamukai untuk membantu meringankan beban Jemaat dalam hal memenuhi kebutuhan yang di butuhkan oleh jemaat adalah Pembangunan rumah Pastori.Selanjutnya kegiatan tersebut diawali dengan renungan Firman Tuhan dalam Teks Lukas 2:28, dan Malehaki 3 :6-8 dengan menyusun  Thema: JANGAN MEMIKIRKAN DIRIMU SENDIRI TAPI PIKIRKANLAH DENGAN SESAMANYA. Dan Sub Thema : KASIHLAH SESAMAMU, PASTI TUHAN PUN MENGASIHIMU.  Penyampaian Renungan Firman Tuhan yang dipimpin oleh Pdt Yafet Bunai,S.Th adalah salah satu Badan Pengurus Kelasis Agadide Kordinator Persiapan Paniai Timur.Dalam kegiatan tersebut Umat Tuhan Jemaat Bahtera Dinubutu telah menyiapkan dengan beberapa sumbangan pujian untuk mewarnai kegiatan tersebut, agar pujian yang di bawakan ini telah menyentuh dengan kegiatan yang dimaksudkanJumlah Kehadiran sebagai peserta terdiri dari Badan pengurus Kelasis Agadide, para Hamba Tuhan, Mewakili Pemerintahan Kabupaten paniai, Kepala Distrik Agadide, Tamu undangan lainnya, terdiri dari Apikopa, Akaitayoka dll, sehingga dengan target Jumlah kehadiran 582 Lebih Jiwa menjadi peserta kegiatan Aksi Ebamukai tersebut.Kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi para umat Tuhan Jemaat Bahtera Dinubutu, agar melalui kegiatan tersebut telah mendapatkan banyak berkat baik itu berupa moril dan finansial adalah sebagai sumbangan yang telah menyumbang dalam Aksi Ebamukai telah mendapatkan 105. 000.000.00 (Seratus Lima Juta Lebih) dan tidak terhitung dengan Janji Iman ada beberapa orang telah dijanjikan untuk menanggung beban sebagai bahan bangunan, sepertinya Pintu & Jendela, Papan Diding dll untuk meringankan beban Jemaat tersebut.BPH Badan Pengurus Harian Kelasis Agadide Pdt. Daniel Tatogo, menyampaikan ucapan rasa hormat dan memberikan apresiasi kepada semua jemaat Kelasis Agadide dan terkhusus Jemaat Bahtera Dinubutu, agar dalam jadwal kegiatan Doa Bulan adalah program perioritas dalam setiap bulan sekali sehingga tepat pada hari ini telah jatuh di jemaat bahtera Dinubutu sedang berlangsung dengan acara aksi Ebamukai untuk mengurangi beban Pembangunan rumah Pastori, agar dapat terlaksana dengan baik.Lanjut Tatogo ia juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran para tamu undangan dan mewakili pemerintah Paniai dan Pemerintah Distrik untuk hadir menyaksikan kegiatan tersebut ini Kiranya Tuhan senantiasa menyertai dalam tugas dan pelayanan selanjutnya.BPJ Badan pengurus Jemaat Bahtera Dinubutu Selaku Panitia Pembangunan Rumah Pastori Yahuda Kobepa, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kehadiran bapak,ibu Baik itu Pemerintah, Apikopa Yamekopa, Akaitayoka, dan hubungan lainnya yang bisa hadir untuk mengambil bagian dalam kegiatan tersebut ini, baik melalui undangan kami dan tidak melalui undangan kami kiranya kehadiran anda sekalian memberi arti bagi kami dalam kegiatan ini.
Lanjut Panitia proses pembangunan rumah Pastori ini telah mencapai 30% karena kami sedang membangun ini dengan ukuran 20×12 berlantai 2 maka kami sangat membutuhkan dari semua pihak baik moril maupun materil karena Pembangunan tersebut adalah banyak membutuhkan untuk mengejar Pembangunan ini sampai 💯% untuk Itu, berupa dana yang terkumpul saat Ebamukai ini sebanyak 105.000.000.00 agar kami akan mengelola untuk belanja bahan yang kami butuhkan dalam waktu yang dekat.

Photo sampul di suting. Oleh ; Agustinus Nawipa Kopauwowiyai

https://kaidoutadipermaiwordpress.com

Uwayinaegeida.blogs

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai